Gaya Interior Untuk Inspirasi Rumah Anda

Gaya Interior Untuk Inspirasi Rumah Anda!

 

Bingung mau mendisign rumah anda? Bosan dengan gaya interior yang itu itu aja? Bagi anda yang sedang mencari inspirasi gaya untuk rumah anda, Interior pekanbaru ini lah yang tepat untuk anda. Disini kami akan membahas ringan seputar gaya interior yang tentunya cocok buat anda baik bagi anda yang punya modal besar ataupun dengan modal yang pas pasan. Karena untuk medesign suatu ruangan tak selalu harus mahal bias juga menggunakan barang barang tak terpakai yang kita kreasikan. Baik langsung saja kita kupas bersama sama apa saja sih gaya interior tersebut.

 

Coastal

Gaya Coastal ini biasa disapa gaya nautical. Coastal sendiri merupakan gaya yang identik dengan pantai. Interior pada gaya ini didesain dengan santai dan sederhana, serta dilengkapi dengan material dan furnitur yang tidak berlebihan. Inspirasi dari gaya coastal sendiri adalah dari hal hal yang berhubungan dengan ombak, matahari dan pasir maka dari itu tak heran gaya ini kental akan nuansa pantai.

Untuk menciptakan nuansa Coastal ini sendiri ada beberapa cara yaitu sebagai berikut. Pilihlah jendela besar untuk pencahayaan, Gunakan warna natural atau pucat dan kain yang terlihat besih dan sederhana.  Pilih material yang natural, furnitur yang casual serta tentunya hiasan dengan aksen pantai. Untuk gaya ini sendiri kami rekomendasikan untuk anda yang memiliki ukuran ruangan yang cukup luas.

 

Shabby Chic

Gaya shabby chic ini belakangan mulai populer di kalangan masyarakat Indonesia. Dibalik nama Shabby yang berarti lusuh itu bukan berarti gaya ini tidak menarik. Gaya Shabby Chic merupakan gaya yang mulai berkembang di negara inggris. Shabby Chic sendiri memiliki nuansa cenderung anggun dan feminim maka tak heran banyak kaum wanita yang menyukai gaya shabby chic ini. Gaya yang satu ini identik dengan aksesoris interior yang feminism serta perabotan yang bergaya Pop-victorian yang berkesan antik. Untuk gaya Shabby chic ini lebih didominasi oleh warna merah muda, putih, biru muda, mint serta beberapa warna lembut lainnya.

 

Elektik

Gaya Elektik ini pertama muncul pada abad ke 19 dan 20 yang merupakan penggabungan unsur historis dari masa sebelumnya. Konsep gaya yang satu ini boleh dikatakan konsep gaya yang bebas. Karena gaya elektik adalah konsep yang tidak ada aturan didalamnya. Gaya elektik sendiri merupakan hasil perpaduan beberapa jenis gaya yang dijadikan satu. Gaya ini lebih condong pada gaya masa lampau daripada masa depan. Maka tak heran terdapat unsur arsitektur yang beragam di dalamnya, seperti Victorian, Rococo, dan Gotic.

 

Bohemian

Gaya bohemian adalah gaya yang penuh warna dan bercampur antara gaya etnik dan juga vintage. Dalam gaya bohemoian sendiri semua dibuat dengan spontan serta memanfaatkan apapun benda yang ada. Namun dibalik itu bohemian tetap memiliki ciri khasnya sendiri. Gaya bohemian identik dengan furniture vintage, banyak menggunakan kain bermotif, dan menggunkan aksesoris etnik. Untuk warna dalam bohemian ini tidak ada aturan tertentu didalamnya. Keindahan dalam gaya ini pun juga tidak ada aturan tertentu didalamnya. Namun apabila anda bingung dalam pemilihan warna anda bias menggunakan warna warna yang netral.

 

Minimalis

Selama ini banyak anggapan bahwa gaya minimalis adalah sebuah tren. Namun pada dasarnya gaya minimalis identik dengan gaya hidup sederhana yang akhirnya berimbas kepada desain suatu bangunan dan gaya arsitektur sebuah rumah. Berbicara mengenai gaya minimalis sudah pasti gaya ini tidak lepas dari yang namanya kesederhanaan namun tetap dengan nilai estetika yang menarik.

Gaya ini terkesan ringan karena tidak terlalu banyak motif dan detail lainnya. Penekanan pada gaya ini terletak pada kesederhanaan, dengan warna yang cerah maupun gelap dan mencolok. Bentuk dasar dari gaya ini adalah geometris. Perabot untuk gaya ini adalah perabot yang simple namun menghasilkan estetika yang maksimal.

 

Kotemporer

Seperti namanya gaya kotemporer adalah gaya desain yang menggabungkan antara 2 konsep yaitu konsep masa kini dan konsep masa depan. Dalam gaya kontemporar ini memiliki tampilan yang besih, rapi dan bisa dibilang hampir tidak ada pernak pernik. Elemennya ruangannya terdiri dari warna bersih, halus, maupun netral. Desain dengan gaya kontemporer ini memberikan nuansa hangat dan dingin dalam waktu yang bersamaan.

Dalam gaya kontemporer sendiri memiliki beberapa ciri khas sperti penggunaan garis pada dinding bangunanya untuk menghilangkan kesan kaku serta menampakkan aksen yang menarik. Selain itu pencahayaan dalam gaya ini merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk memfokuskan aksen dinding ataupun karya seni. lampu yang sering dipakai pada gaya ini adalah floor lamp, dan lampu track.

 

Industrial

Dalam beberapa tahun terakhir, desain industrial menjadi semakin populer. Gaya desain industrial yaitu gaya interior yang identik dengan penggunaan material dengan bahan dasar logam ataupun baja. Bagian dinding pada gaya ini ada yang telah difinishing namun ada juga yang masih unfinish. Salah satu contohnya dalam gaya industrial ini sering kali menggunakan material batu bata yang sengaja di ekspos. Batu bata tersebut sebagian ada yang tidak dicat agar terlihat natural namun ada pula batu bata yang dicat dengan warna cerah seperti putih ataupun warna teduh seperti abu abu.

Gaya industrial sering menggunakan warna warna monokromatik yang terkesan maskulin. pada bagian lantai dasarnya sendiri biasanya menggunakan kayu,beton, ataupun semen. Pada gaya industrial ini atapnya dibuat terbuka dimana rangka balok di langit langit serta pipa pipa bisa kita lihat dengan jelas. Karena bagian atap pada gaya ini sengaja untuk diekspos.

 

Rustic/ country style ( Gaya Pedesaan )

Gaya rustic sangat identik dengan nuansa pedesaan atau segala sesuatu yang sifatnya alami. Struktur dalam gaya rustic ini berupa elemen struktur furniture batang pohon, cabang, kayu,goni, detail kasar dan lain sebagainya. Dalam gaya ini terdapat banyak perabotan yang terbuat dari bahan bekas yang didaur ulang maupun perabot buatan sendiri..

Gaya ini banyak di temukan di pedesaan dan beberapa vila vila gunung. Selain di cat furnitur dalam gaya ini terkadang di beri sedikit patina, dengan warna warna terang, warna putih, warna pastel serta bentuk yang mengambil alih furnitur tradisional tetapi tidak terlalu banyak dekorasi. Selain itu gaya ini mendapat pengaruh dari inggris, klasik skandinavia dan prancis.

 

Vintage

Gaya vintage merupakan gaya yang memiliki konsep sesuatu yang kuno atau usang dan biasanya menggunakan perabot yang berusia puluhan tahun namun masih kokoh dan terlihat kuat. Dalam gaya ini design kita akan dipenuhi dengan barang barang antik dan kuno. Namun jangan salah dengan memasukkan unsur unsur kuno tersebut dapat menciptakan nyaman, penuh warna dan penuh kehangatan yang tentunya tak akan lepas dari atmosfer lama yang sangat berharga. Perabot rumah baik furnitur maupun aksesoris haruslah memiliki gaya klasik. Penggunaan beberapa elemen dekoratif seperti meja kayu, sofa lamadan barang barang antik lainnya adalah hal yang esensial.

Gaya ini adalah gaya yang tepat untuk anda yang ingin mengabadikan memori anda dan membangkitkan kenangan lama anda. Gaya Vintage ini adalah sebuah gaya yang terkesan tua atau kuno namun unik dengan nilai estetika yang menarik.

 

Klasik

Gaya klasik adalah gaya yang identik dengan kemewahan serta kemapanan hidup karena gaya yang satu ini seringkali dijumpai pada rumah rumah menengah keatas. Kata ”Klasik” sendiri biasa mengungkapkan sebuah ekspresi hidup, kebenaran serta nilai estetika. Gaya ini merupakan gaya yang elegan serta memiliki banyak motif atau bisa dibilang kaya detail. Detail dapat ditemukan baik dalam pencahayaan, elemen furnitur dan sebagainya. Furniture serta aksesoris yang digunakan didalamnya adalah yang memiliki nilai estetika tinggi yang dipenuhi ukirandan hiasan yang sangat detail.

 

Neo Klasik

Gaya neo klasik mengadopsi dari gaya klasik kuno dimana rincian bentuk klasik ditemukan dalam pendekatan baru. Bentuk dalam gaya ini masih mempertahankan struktur bentuk lamanya dan dikombinasi dengan unsur unsur modern. Dalam neo klasik sendiri memiliki beberapa cirkhas diantaranya sebagai berikut. Gaya neo klasik memiliki garis garis bersih dengan penampilan rapi dan elegan, memiliki bentuk yang simetris, serta memiliki kolom kolom yang berdiri bebas. Untuk bagian interior gaya neo klasik ini dibuat mirip dengan gaya klasik dengan didominasi warna terang seperti abu abu, krem, dan kuning.

Untuk bagian aksen sendiri digunakan warna htam, emas, merah dan terra cotta. Pada bagian aksesoris anda dapat menambahkan aksesoris seperti guci tembikar, porselen dan patung. Pada bagian aksesoris dinding anda dapat menambahkan lukisan ataupun cermin besar dengan bingkai emas. Untuk bentuk Neo klasik yang ideal anda dapat melihatnya pada kuil.

 

Retro

Gaya bernuansa jadul tak sepenuhnya ditinggalkan, salah satunya adalah gaya retro. Gaya retro ini merupakan gaya tempo dulu yang mulai diminati kembali oleh beberapa perancang interior. Meskipun sama sama bernuansa jadul namun gaya retro ini berbeda dengan gaya vintage. Design Retro adalah gaya yang berkembang pada tahun 50-an, 60-an atau 70-an. Design ini memiliki struktur yang lucu, motif yang terdapat dalam tiap bagian, dan memiliki bentuk serta permainan warna didalamnya.  Retro sediri memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut.

Gaya retro ini memiliki warna warna terang yang berani, menggunakan material sintesis, menggunakan berbagai permainan tekstur serta memiliki bentuk geometris serta pola yang repetitif. Sekarang ini gaya retro tak hanya sesimple yang dulu. Dengan munculnya gaya retro seventies yang merupakan transformasi dari retro art deco yang lebih modern membuat banyak orang mulai tertarik kmbali pada gaya retro ini. Dan dengan perkembangan gaya retro ini telah membuktikan bahwa gaya interior yang kuno atau jadul tetap dapat bersaing di tengah perkembangan jaman yang semakin moden ini.

Tak terasa dalam artikel Max Interior Pekanbaru ini kita telah mengulas 12 macam gaya gaya interior untuk rumah tinggal anda. Kami harap dengan membaca beberapa penjelasan dari Interior pekanbaru ini anda dapat lebih memahami tentang gaya interior serta menemukan interior impian anda. Kami juga berharap penjelasan kami dapat menyelesaikan permasalahan anda terutama bagi anda yang sedang merancang rumah impian anda.

Author: Abdaul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *